Indeks
Daerah  

Tingkatkan Pendapatan Petani, Bupati Eka Putra Buka Secara Resmi Penyuluhan Sekolah Lapangan Bagi Petani.

Batusangkar, Plusenamduanews.com.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra,SE.MM, membuka secara resmi Kegiatan Sekolah Lapangan Pada Dinas Pertanian Tanah Datar, bertempat di aula Kantor Bupati setempat, Rabu (15/6).

Dikatakannya, program pembangunan pertanian menjadi perhatian yang cukup besar bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Hal Ini ditegaskan pada salah satu misi pemerintah daerah (misi No.2) yaitu Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Tanah Datar dan Perluasan Lapangan Kerja Yang Berbasis Pertanian, Industri dan UMKM.

Ia menambahkan, dari Sepuluh Program Unggulan Bupati, Empat diantaranya berada pada sektor ppertanian yakni, 1. Layanan bajak gratis, 2. Asuransi Usaha Tani (Autp) dan Asuransi Ternak (Auts), 3. Pembangunan dan Rehabilitasi Irigasi, 4. Peningkatan kuota pupuk bersubsidi.

Melihat Kondisi Topografi Kabupaten Tanah Datar, sangat berpotensi untuk pengembangan komoditi unggulan sektor pertanian sehingga memungkinkan munculnya kawasan –kawasan komoditi tertentu (one vilage one produk) sehingga akan memudahkan dalam pengelolaan dan pemasaran produk pertanian.

Menurut Bupati, Sekolah Lapang merupakan salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa, karena sifatnya yang tidak formal.

” Dengan adanya sekolah lapang ini diharapkan dapat menambah SDM petani/kelompok tani, sehingga dapat meminimalisir permasalahan yang dihadapinya dengan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti sekolah lapang di lahannya asing-masing, serta dapat menyebarluaskan informasi kepada petani/ kelompok tani lain di sekitarnya yang pada akhirnya akan dapat merubah prilaku dan pola pikir petani/ kelompok kani menjadi lebih baik pada masa yang akan datang,” kata Bupati.

Kepada peserta, Bupati Eka juga berpesan, agar sungguh-sungguh dalam mengikuti proses pembelajaran selama pelaksanaan sekolah lapang dan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar agar dapat menganggarkan kegiatan sekolah lapang melalui dana APBD/ APBN setiap tahunnya.

Kepada para petani, Bupati Eka Putra, mengimbau untuk dapat menggiatkan pertanian organik, mendirikan unit pengolahan pupuk organik, dan membiasakan memakai pupuk kompos.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian, Sri Mulyani, menyampaikan bahwa, ada beberapa hal permasalahan yang belum optimal ditingkat petani, diantaranya, masih ada petani yang melakukan budidaya sesuai Good Agriculture Practices dan standar operasional prosedur, baik dalam budidaya maupun dalam pasca panen dan pengolahan.

Kemudian tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimiawi dan pestisida kimiawi. “Untuk itu sangat diperlukan sekolah lapang bagi petani di wilayah sentral komoditi unggulan,” ucap Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, sekolah lapang tersebut merupakan proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan dilapangan untuk mengambil keputusan dan menerapkan teknologi teknologi yang ada dilingkungannya.

“Dengan adanya sekolah lapang ini, kita berharap dapat menghasilkan pertanian yang higienis sehingga bisa menembus pasar regional atau ekspor, sekaligus dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ungkap Sri.

Dikatakan Sri Mulyani, kegiatan sekolah lapang tersebut diikuti sebanyak 160 peserta dari 13 kelompok tani pada empat Kecamatan.(Dt)

Exit mobile version