Daerah  

VASCO CAHAYA BARU SUMATERA BARAT


Oleh: Anggra Islami Dasya
(Anak muda yang peduli dengan kampung halaman)

Awal Juli 2024 memasuki pertengahan tahun sekaligus menandakan dekatnya
pilkada serentak yang akan berlangsung terutama di Sumatera Barat. Pilkada serentak
tersebut merupakan inovasi yang sangat penting dalam perkembangan demokrasi
Indonesia. Pilkada yang diselennggarakan sejak pertengahn tahun 2005 telah
memberikan legitimasi kepemimpinan daerah yang demokratis. Menuju Pilkada
Serentak ini public mulai mereka-reka siapa calon pemimpin SumBar yang mampu
memberikan terobosan besar pada Pembangunan yang bersifat infrastruktur maupun
non-infrastruktur.
Tokoh yang mencuat dan sangat santer menjadi perbincangan Masyarakat adalah
Vasco Ruseimy setelah Andre Roshiade mengumumkan melalui media bahwa uda vasco
mendapat tugas dari pusat untuk maju dalam Pilgub Sumbar. Sebagai pemilih rasional
serta sebagai generasi muda, penulis mencoba menjelaskan alas an kenapa Uda vasco
ruseimy pantas dan harus maju dalam pemilihan gubernur Sumbar periode 2024-2029
ini.

Pertama, Uda Vasco adalah Tokoh muda DPP Gerindra yang memiliki koneksi ke
pusat. Hadirnya uda vasco, akan menjadi solusi dalam pembagian tugas dalam
kepemimpinan sumbar 5 tahun kedepan bagi siapapun pasangannya. Koneksi Uda
Vasco, akan menjadi kunci dalam Pembangunan Sumatera Barat. Pembangunan
Sumatera Barat menjadi perbincangan Masyarakat beberapa waktu yang lalu terutama
soal infrastruktur. Bukan tanpa alasan, Masyarakat merefleksi pembangunan dari daerah
provinsi tetangga yang paling dekat dengan Sumatera Barat contohnya Riau dan Jambi.
Sumbar sebagai daerah yang dianugerahi alam yang indah dan masakan dengan cita rasa
terbaik di dunia membutuhkan infrastruktur yang cukup untuk menyongsong daerah
tujuan pariwisata. Pembangunan infraktruktur Sumatera barat ini akan memberikan
kontribusi besar dalam pergerakan ekonomi rakyat baik bersifat mikro maupun makro.
Mengejar ketertinggalan Pembangunan infrastruktur adah PR besar bagi kepemimpinan
Sumbar kedepannya.

Kedua, Uda Vasco adalah tokoh muda yang menjadi keterwakilan generasi muda
di ranah eksekutif. Partisipasi generasi muda Sumatera barat pada tahun 2024 ini
berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum mencapai 58,7 persen atau kita
estimasikan hampir 59%. Ketua KPU Sumbar Surya Efitrimen mengatakan, jumlah
pemilih muda di Sumbar mencapai 2.400.072 orang dari total daftar pemilih tetap (DPT)
sebanyak 4.088.606 orang. Rinciannya, generasi Y atau milenial (kelahiran tahun 1981-
1996) sebanyak 1.310.821 orang dan generasi Z (kelahiran 1997-2012) sebanyak
1.089.251 orang. Artinya partisipasi generasi muda kali ini akan menjadi peran penting dalam pesta demokrasi Sumbar.

Ketiga, hubungan emosional yang kuat dengan Pak Prabowo sebagai calon
presiden terpilih periode 2024-2029. Tidak bisa kita pungkiri, hubungan emosional akan
memberikan rasa percaya dan keintiman yang kuat dalam membangun visi besar
Sumatera Barat kedepannya. Koneksi emosional uda vasco akan membuat komunikasi
yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat kedepannya. Komunikasi yang baik tentu
akan mempererat ikatan yang langgeng sehingga akan menjadikan Sumbar sebagai salah
satu daerah tujuan prioritas untuk program pusat ke daerah. Uda vasco akan menjadi
pintu penghubung antara presiden terpilih dan program pemerintah daerah.

Keempat Uda vasco adalah sosok tokoh muda yang dekat dengan tokoh
Masyarakat ( Tungku Tigo Sajarangan ). Tungku Tigo Sajarangan adalah entitas yang
menjadi pilar penting selama alam Sumatera Barat terkembang. Dalam setiap
layatannya ke Sumatera Barat , uda Vasco melibatkan niniak mamak, alim ulamo, dan
cadiak pandai di Sumatera Barat dalam menambah pandangannya tentang Sumatera
Barat yang akan datang. Uda Vasco meyakini kehadiran Tungku Tigo Sajarangan disisinya
akan menentukan kepemimpinan ideal bagi Sumatera Barat. Pertemuan uda vasco
dengan Fauzi Bahar ketua LKAM Sumatera barat kemarin saja memberikan bukti bahwa
beliau adalah sosok pendengar yang baik.

Kelima, Politisi muda berpengalaman yang malang melintang di kancah nasional.
Umur boleh muda tapi soal pengalaman jangan ditanya, penulis yakin bahwa guyonan
tersebut sangat cocok untuk uda Vasco. Pengalaman di Kancah Nasional sejak usia belia
hingga diberikan tugas sebagai badan pemenangan nasional adalah bukti keahlian yang
tak perlu ditanyakan lagi. Selain itu, Uda Vasco juga aktif di berbagai organisasi. Seperti
tercatat sebagai salah satu pendiri dan Wakil Ketua Umum Syarikat Kebangkitan Pemuda
Islam (SKPI). Kemudian juga pernah menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan
Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Gekrafs hingga
Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Keenam, Uda Vasco punya elektabilitas tinggi di Sumatera Barat. Elektabilitas dan
popularitas dalam pemilihan electoral adala core penting menuju keterpilihan.
Sederhananya, elektabilitas dan popularitas menunjukkan tingkat kepercayaan publik
dan angka yang menunjukkan seberapa diperhitungkannya seseorang dalam pentas
politik. Elektabilitas uda Vasco di Sumatera Barat sangat tinggi yang ditunjukkan oleh
kepercayaan Masyarakat kemarin di Pileg. Sebagai tokoh muda yang balik kampung,
antusias Masyarakat kepada uda Vasco menunjukkan tren positif. Apalagi, ini soal “alah
baguno untuk pulang kampuang mambangun ranah nagari”. Tren positif ini akan terus
progresif karena ketokohan uda Vasco yang akrab dengan siapapun.

Ketujuh, Uda Vasco adalah tokoh muda yang memperjuangkan politik nilai. Bagi
uda Vasco politik bukan soal tentang perolehan kekuasaan tetapi soal membangun nilai
manfaat seluas-luasnya melalui regulasi yang adil dan memakmurkan. Aktualisasi nilai
ini tercermin dalam kehidupan pribadi maupun cara memperlakukan kawan dan rival dalam politik. Sebagai politisi muda , uda Vasco memiliki nilai idealisme yang selalu beliau
tanamkan. Tidak ujug-ujug, nilai-nilai ini beliau dapatkan melalui tokoh bangsa terutama
dari ranah minang. Kebanggaan beliau sebagai Rang Mudo MInang ini di realisasikan
dalam keseharian yang memperjuangkan nilai Masyarakat dalam setiap kesempatan
dan kepercayaan yang diberikan.
Alasan-alasan ini bukan sekedar untuk mangapik daun kunyik tetapi sebagai
salah satu persuasi penulis kenapa uda Vasco pantas menjadi pemimpin Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *