Tanah datar, Ketua FSPTI (Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia) Tanah Datar Minangara Arif Mastajuddin berkunjung dan menyerahkan SK serta sekalian bersilaturahmi dan berdiskusi santai dengan Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K.
Kapolres dalam diskusinya mengatakan
“dan adat Budaya Minang itu alam spiritualnya sangat luas, FSPTI ini baik dengan tujuan yang baik pula, maka akan dapat jalan yang baik yang mana jalan yang akan diberi oleh ALLAH SWT, karena ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh dunsanak kita, bukan hanya kesejahteraan dunia tapi juga kesejahteraan akhirat nanti yg akan diberikan jalan oleh ALLAH SWT”.
Ketua FSPTI Tanah Datar Minangara Arif Mastajuddin juga mengungkapkan
“Kalau saya boleh jujur, saya malu kepada diri sendiri dan saya apresiasi juga karena Kapolres begitu sungguh- sungguh mendalami adat budaya Minang, semoga kami masyarakat minang bisa lekat lagi dengan peradaban kami, apalagi kami yang Bapak Kapolres katakan berada di pusek jalo pumpunan ikan, bisa menggali lagi arti minang kami sesungguhnya, dan semoga dari semangat Bapak Kapolres dan juga tak lupa wakil gubernur kita yg mulai melirik adat budaya ini bisa menjadi bangkit kembali”
Dari ini semua Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. berharap dengan adanya FSPTI ini juga bisa mengajak para buruh dunsanak kita ini untuk kembali kesurau
“Dengan semangat Matrilinealnya, yang sangat meninggikan derajat Ibu yang bisa diambill dari fillosofi adu kerbau saat Minang bisa mengganti pertumpahan darah dengan merubah perang menjadi adu kerbau serta dengan besarnya kasih sayang di bumi minang ini, dan saya sudah berkeliling di 132 mesjid, namun ini sangat menyayat hati saya, miris sekali melihat anak kemenakan ini tidak mengerti bahwa mereka adalah generasi yang diharapkan niniak mamak orang tua Minang, saya orang Jawa tapi saya sayang dengan orang Minang”
Penutup diskusi Kapolres Tanah datar dengan ketua FSPTI Tanah Datar, Kapolres berpesan untuk mengangkat derajat dunsanak kita yang bekerja sebagai buruh dengan tugas mulia dunia akhirat dengan cara orang Minang.
“Karena orang Minang pintar- pintar dan dan mari bersama membawa mereka kembali kesurau” akhirnya.






