Tanah Datar, Plusenamduanews.
Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) dan Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Tanah Datar, kepala Kejaksaan Negeri setempat, Anggiat A.P. Pardede, SH.MH, menggelar Pres Release dengan sejumlah wartawan, Senin (9/12).
Pada keterangan persnya itu, Kajari menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam pemberantasan korupsi diwilayah hukum Kejaksaan Negeri Tanah Datar, sebagaimana sejalan dengan butir ke tujuh Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden
Ia menyebutkan pada saat ini pihaknya sedang mendalami dugaan kasus yang terjadi di pemerintah kabupaten Tanah Datar, tentang dugaan penyimpangan iuran jaminan kesehatan ASN tahun 2021, 2022 dan 2023.
“Kita sudah lakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan iuran BPJS tersebut. Dan dari nilai tunggakan itu berkisar kurang lebih sebesar 13 milyar,” ungkap Kajari.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penyidikan terhadap pekerjaan pelebaran jalan Surau Kariang – Gurun – Pasar Sungai Tarab, kabupaten Tanah Datar, TA 2022 pada dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan.
“Pada kasus ini kita juga telah memanggil 17 orang untuk dimintai keterangannya,” katanya.
Ketika ditanya tentang sejauh mana perkembangan kedua kasus tersebut, pihaknya belum bisa menyebutkan saat ini. “Kita tunggu saja tanggal mainnya, awal januari tahun 2025 mendatang akan kita berikan surprise,” ucapnya. (Dt).






