Daerah  

SMK 2 Batusangkar, Kembangkan Melon Sistem Hidroponik Green House

Batusangkar, plusenamduanews.id.

Saya sangat bangga dengan keberhasilan dari Sekolah Menengah (SMK) Negeri 2 Batusangkar yang telah berhasil mengembangkan teknologi pertanian modern bagi murid-muridnya menanam melon dengan sistem hidroponik green house, hingga saat ini kita melakukan panen raya.

Demikian diungkapkan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE.MM ketika melakukan panen raya melon green house di SMK 2 Batusangkar, Kamis (14/12).

Pada kesempatan itu Bupati Eka Putra, juga mengapresiasi kepala sekolah dan guru-guru , dan para siswa SMK 2 Batusangkar. ” Kita berharap ini akan jadi pilot project bagi sekolah-sekolah lain di sumbar bahkan juga bagi Indonesia,” ucap Bupati Eka.

Bupati Eka juga mensuport langkah-langkah tersebut dengan mengembangkan nantinya sistem green house ini di 19 kecamatan yang ada di Tanah Datar.

Direktur The Farm Hill, Ardi, menyebutkan The Farm Hill saat ini memang fokus berjualan melon di beberapa daerah seperti di Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan saat ini masuk wilayah Sumatera yang diawali di Kota Pekanbaru.

“Selama ini asumsi orang bahwa pertanian itu identik dengan yang kotor atau lumpur, tidak menguntungkan dan di dominasi generasi tua. Namun, pertanian saat ini berbeda dan harus bisa diterima di kalangan generasi muda atau petani milenial,” ucapnya.

Ardi menyebutkan, dari data pada tahun 2030 nanti Indonesia akan krisis petani karena adanya piramida terbalik. Dimana, demografi petani yang usianya sudah tua lebih banyak dari pada tenaga yang muda-muda. Dari itu tambahnya, The Farm Hill berupaya untuk menaikkan angka petani muda atau petani milenial dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Kepala Sekolah SMK 2 Batusangkar, Budi Darmawan menyebutkan bahwa, SMK 2 Batusangkar merupakan SMK pusat unggulan th 2023 yang saat ini prosesnya sedang berjalan.

Lebih lanjut Ia menyebutkan, penanaman hidroponik green House merupakan sistem pertanian dengan wadah air bukan tanah dan saat ini ada tiga jenis tanaman yang kita kerjakan yaitu Melon, Daun mint dan Sayuran pak coy, dan SMKN 2 Batusangkar adalah sekolah pertama yang melaksanakan metode tesebut di Sumatra Barat.

” Alhamdulillah pada panen pertama ini kita sudah melakukan panen sebanyak 2.7 ton dengan jumlah tanaman Melon sebanyak 1170 batang,” tutur kepsek Budi.

Selain itu, saat ini SMK 2 Batusangkar tengah menjalin kerjasama dengan The Farm Hill, sebuah perusahaan penyedia produk dan jasa hidroponik di Indonesia yang berpusat di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Hadir pada kegiatan itu, Gubernur Sumbar diwakili Staf Ahli bidang Ekomomi dan Keuangan Ir. Syafrizal, Wadir Politani, OPD, Camat Limo Kaum,wali nagari Baringin, dan umdangan lainnya.(Dt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *